Kupang — Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI telah membuka jadwal pelaksanaan pengajuan penyaluran dana Bantuan Operasional Pendidikan pada Raudhathul Athfal dan Bantuan Operasional Sekolah pada Madrasah Tahap II Tahun Anggaran 2026. Tahapan pengajuan ini merupakan tahapan awal yang harus dilakukan satuan pendidikan dalam proses penyaluran dana BOP RA dan BOS Madrasah yang dilakukan secara daring sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Setiap satuan pendidikan wajib menyelesaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) realisasi penggunaan dana sekurang-kurangnya 80% dari total bantuan yang telah diterima pada Tahap I sebelumnya. Bagi satuan pendidikan yang tidak menerima dana pada Tahap I, maka wajib menyelesaikan LPJ realisasi pada tahun anggaran 2025. Sedangkan khusus bagi satuan pendidikan yang baru menerima dana BOP/BOS agar melampirkan surat pernyataan bukan penerima dana BOP RA/BOS Madrasah Tahun sebelumnya. Selain LPJ, satuan pendidikan juga perlu menyiapkan dokumen lain seperti surat permohonan, Perjanjian Kerja Sama (PKS), Surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM), Kuitansi peneriman bantuan dan RKAM.
Proses unggah dokumen persyaratan pencairan dana dilakukan pada portal https://bos.kemenag.go.id untuk Raudhathul Athfal dan melalui aplikasi eRKAM https://frontend.erkam-v2.kemenag.go.id untuk jenjang madrasah (MI, MTs, MA dan MAK). Dokumen yang telah diajukan selanjutnya akan diverifikasi oleh Tim BOS pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota untuk jenjang RA, MI, dan MTs, sedangkan untuk jenjang MA dan MAK akan diverifikasi oleh Tim BOS pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi.
Jadwal pelaksanaan unggah dokumen terbagi atas 3 batch yakni :
Jadwal Pertama
Pengajuan Berkas : 29 Juli s.d 08 Agustus 2026
Verifikasi Berkas Pengajuan : 29 Juli s.d 09 Agustus 2026
Jadwal Kedua
Pengajuan Berkas : 18 s.d 30 Agustus 2026
Verifikasi Berkas Pengajuan : 18 s.d 31 Agustus 2026
Jadwal Ketiga (terakhir)
Pengajuan Berkas : 14 s.d 27 September 2026
Verifikasi Berkas Pengajuan : 14 s.d 28 September 2026

